Jakarta – KORIKA (Kolaborasi Riset dan Inovasi Industri Kecerdasan Artifisial) secara resmi menggelar Soft Launch KORIKA Claw yang berkolaborasi dengan ai.id, sebagai langkah strategis dalam memperkuat ekosistem kecerdasan artifisial nasional. Kegiatan yang diselenggarakan secara hybrid dari BRIN Thamrin ini diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan, baik yang hadir secara langsung maupun melalui platform daring, serta menghadirkan para panelis dan pakar AI yang berpengalaman di bidang riset, industri, teknologi, dan pengembangan talenta digital.
Dalam sambutannya, Ketua Umum KORIKA, Prof. Dr. Hammam Riza, menegaskan bahwa kehadiran KORIKA Claw merupakan bagian dari upaya membangun kemandirian dan kedaulatan teknologi AI Indonesia. Menurutnya, Indonesia tidak boleh hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga harus mampu menghadirkan inovasi AI yang relevan dengan kebutuhan nasional. “Kita ingin membangun ekosistem AI Indonesia yang kuat, berdaulat, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, industri, serta pembangunan nasional,” ujar Prof. Hammam Riza.
KORIKA Claw diperkenalkan sebagai inovasi Personal AI Agent yang dirancang untuk mendukung produktivitas, kolaborasi, serta akses terhadap informasi dan pengetahuan secara lebih cerdas. Kolaborasi dengan ai.id diharapkan dapat mempercepat adopsi teknologi AI di berbagai sektor sekaligus memperkuat identitas digital ekosistem AI Indonesia yang terus berkembang pesat. Inisiatif ini juga sejalan dengan upaya KORIKA dalam mendorong implementasi Strategi Nasional Kecerdasan Artifisial dan penguatan kedaulatan digital Indonesia.
Acara soft launch ini turut menghadirkan sejumlah panelis dan praktisi terkemuka yaitu diantaranya Oskar Riandi (Bahasa KITA), Lie Heng (SMI), Asril Jarin (BRIN), Putri Wikie (INA Digital Edu), Niclas Adler (AI Capital), Idham Hafizh (Lintasarta) dan juga AI expert Randa Wang Feng yang membahas perkembangan teknologi AI, pemanfaatan Personal AI Agent, serta peluang kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat inovasi nasional. Melalui forum ini, KORIKA berharap dapat memperluas sinergi antara pemerintah, industri, akademisi, dan komunitas dalam membangun ekosistem AI yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing global.